Sejarah Kerugian Perusahaan Judi Bola Terbesar Dalam Sejarah

Pasti ada yang namanya kerugian akibat kekalahan pada saat bettor bermain judi tidak peduli permainan apapun termasuk judi bola. Namun sepanjang sejarah permainan taruhan bola, terdapat kerugian yang paling besar khususnya di wilayah Britania Raya. Sejumlah rumah judi semuanya melaporkan kerugian di waktu yang sama sebab Leicester City menjadi juara liga Inggris untuk pertama kalinya pada musim 2015/2016 silam.

Bandar Judi Bola yang Rugi Karena Sebuah Keajaiban

 

Ada yang namanya taruhan tebak tim yang akan menjuarai suatu liga dan ketika bettor memilih taruhan ini, maka yang mereka inginkan adalah tim besar karena mereka percaya bahwa tim besar sudah pasti akan mendapatkan kemenangan yang mudah. Namun pada musim liga Inggris 2015/2016 silam, sebuah kejadian yang sangat menghebohkan sekaligus mengejutkan terjadi ketika Leicester City yang dikenal sebagai tim promosi justru melesat dan menjadi pemenang di liga Inggris musim ini. Mereka bukan sama sekali tim besar dan mereka juga bukan merupakan tim yang selalu ada di dalam liga utama. Predikat juara yang ada pada mereka membuat tim lain harus gigit jari.

Bukan hanya itu saja, mereka seolah dipermalukan langsung oleh tim yang memiliki julukan sebagai The Foxes ini namun rupanya, bukan hanya tim besar yang mengalami kerugian sebab perusahaan judi bola www.ceocus.com pun turut mengalami kerugian yang sangat besar bahkan diklaim sebagai yang terbesar sepanjang sejarah judi di Britania Raya seperti yang dilansir langsung oleh Telegraph. Seluruh perusahaan judi baik online maupun yang offline diwajibkan untuk membayar sebesar 25 juta pounds yang dijadikan sebagai hadiah untuk para petaruh yang berhasil memenangkan taruhan tersebut meskipun jumlah yang mereka pertaruhkan sebelumnya tidak besar atau bahkan sangat minim sekali.

Namun bukan berarti satu orang petaruh mendapatkan semua uang itu melainkan rata-rata setiap bettor mendapatkan 100 ribu pounds dan harud dibayarkan oleh perusahaannya, Seperti yang dilansir oleh Telegraph, seolah pasar taruhan itu mengalami suatu kejadian anomali yang perusahaan judi bahkan sama sekali tidak mampu sedikitpun membuat prediksi dan prediksi itu yang telah diraih seolah mengalami masalah yang besar. Taruhan dengan rasio kemenangan dari tim Leicester ini disebut oleh banyak orang sama anehnya seperti taruhan yang mengatakan apakah Elvis Presley masih hdup atau tidak sama sekali. Perbandingannya adalah 5000:1 untuk memilih Leicester juara.

Bandar Judi Bola yang Alami Kekalahan Terbesar Sepanjang Sejarah

Perbandingan yang sangat jauh itu bahkan dinilai sekitar 2 kali lipatnya lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang memilih Eddie Edwards di tahun 1988 apakah Eddie ini berhasil untuk meraih medali emas olimpiade atau tidak dengan perbandingan sekitar 2500:1. Padahal hingga kini, taruhan bola masih menjadi ajang dimana semua orang bahkan mereka yang tidak sama sekali bermain judi saja akan berpikir jika hanya klub yang kaya atau yang dinilai terkenal sekaligus besar yang akan menyabet gelar juara namun munculnya nama Leicester ini langsung mematahkan semua kepercayaan bettor itu. Terdapat fakta bahwa seorang bettor bisa menang hanya dengan 2 pounds.

Dialah Karishma Kapoor yang merupakan pendukung Leicester dan taruhan 2 pounds untuk timnya itu dan berakhir dengan mereka mendapatkan 10 ribu pounds. Sejak 132 tahun Leicester City berdiri, baru kali ini mereka menjadi juara Premiere League dan langsung menjadikan perusahaan judi mengalami  kerugian yang besar karena mereka harus membayar banyak untuk mereka yang memilih tim itu menjadi juara baru dalam liga Inggris dua musim lalu.

Dapat dikatakan jika permainan judi bola memang sangat berbeda dan menarik bahkan tidak bisa ditebak sebelumnya sehingga siapa saja dapat menang dan kalah seketika.